Saturday, March 31, 2012

... ANTARA FACEBOOK DAN DINDING RATAPAN YAHUDI ...



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ibu Kota Israel yang luasnya sekitar 700 kilometer ini adalah kota yang berdiri di sekitar pegunungan yang indah. Penuh dengan situs-situs suci bagi umat berbagai agama, sehingga menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Tembok Barat alias Tembok Ratapan, misalnya. Dinding bait suci di Jerusalem yang dibangun oleh Raja Salomon atau Sulaiman dan Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada 70 Masehi. Bangsa Yahudi percaya tembok ini tidak ikut hancur karena di tempat ini berdiam Shekhinah. Dengan demikian, berdoa di tembok ini sama artinya berdoa kepada Tuhan. Biasanya, peziarah dari berbagai penjuru dunia juga menyelipkan kertas doa di sela-sela batu tembok ratapan.

Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut “Tembok Ratapan” karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.

2. Apakah Hubungan Tembok Ratapan dengan Wall Facebook ..??

Kenapa di Facebook mempunyai Wall (Dinding/Tembok)? Karena pemiliknya -Mark Zuckerberg- adalah orang Yahudi – walau kabar terakhir dia mengproklamirkan diri sebagai atheis-, (mungkin) terinspirasi dari salah satu tempat suci Yahudi di Yerusalem yang bernama Tembok Ratapan. Dimana kaum Yahudi melakukan ritual ibadah dengan berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu. Itulah (mungkin) inspirasi Facebook Wall, untuk curhat, dan sebagainya.

3. Tembok Ratapan = Wall Facebook ..??

Tembok ratapan itu kini masih berdiri, dan masih banyak orang datang ke sana untuk berdoa dan meratap, sekaligus menuliskan harapan-harapannya lalu menyelipkannya ke dinding- dinding tembok itu. Nah, kini ada sebuah tembok baru yang dibuat di luar tembok ratapan itu. Jika yang datang ke tembok ratapan sebagian besar adalah orang-orang yahudi, maka di tembok baru itu, yang datang meratap bukan saja orang-orang yahudi, tetapi juga orang-orang Muslim dan orang-orang umum. Mereka dengan leluasa meratap, mengeluarkan keluh kesahnya, menuliskan harapan-harapannya, dan menghaturkan doa-doanya. Bahkan, jika Tembok Ratapan di Palestina hanya sedikit pengunjungnya, itu pun tidak setiap hari, maka tembok yang baru ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dari segala penjuru dunia tiap harinya. Bahkan ada yang setiap hari tidak pernah meninggalkan tembok baru ini saking khusyuknya ibadah mereka di tempat itu.
Meski begitu, ia tidak pernah sesak, para pengunjungnya bisa dengan leluasa mengunjungi tembok-tembok itu. Bahkan,mereka diberikan kemudahan dengan dibebaskannya mereka membuat privatisasi pada sebagian tembok tertentu. Mereka bisa menuliskan harapannya, menyelipkan keluh kesah dan doa-doa panjangnya di dinding- dinding tembok itu, bahkan kini mereka juga dapat menyelipkan foto-foto diri mereka. Mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung lain yang juga menjadi peratap di tembok itu. Kadang, mereka saling bertukar komentar atas keluhan, harapan, doa, atau sekadar celoteh kecil yang disisipkan di dinding mereka. Begitu mudah, begitu akrab, dan begitu alami…

Ya.. tahukah kalian? Kini, tembok ratapan itu bernama Facebook!!! Di Facebook, kita mengenal istilah wall/dinding. Di sana kita biasa mencurahkan isi kepala kita, harapan, doa dan sebagainya. Secara konseptual, ini sama dengan konsep tembok ratapannya orang yahudi. Bedanya, tembok ratapan kita itu adalah tembok maya, sementara tembok ratapan orang yahudi itu bersifat nyata.

Ya, di sini kita bisa melihat bagaimana orang yahudi itu mengamalkan ajaran agamanya, bahkan sampai di dunia maya. Bukankah pemilik dan penggagas facebook ini adalah orang yahudi?

4. Sekedar Renungan dan Nasehat ...

Terus terang hati ini merasa tidak enak melihat banyak status tidak jelas dan kurang bermanfaat muncul dari account teman-teman. Tidak mengapa jika yang ditulis atau disampaikan berupa ilmu, nasehat atau info-info yang bermanfaat. Namun kalau sekedar isi hati, luapan perasaan, kekecewaan, kegaguman atau entah apapun namanya yang kiranya tidak bermanfaat maka kiranya tidak perlu ditulis/ disampaikan lewat fb atau yang lainnya. Selain hal itu sia-sia, hal tersebut juga tidak baik untuk menjaga ‘privasi’ dan muru’ah/kehormatan diri. Hendaknya kita senantiasa menjaga waktu kita, jangan hanya dihabiskan untuk sekedar update status atau membalas/berkomentar pada status- status yang tidak jelas.
Betapa indah apa yang disampaikan Rasulullah,

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata : “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : “Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya.” [Hadis hasan riwayat Tirmidzi (no. 2318) dan lainnya]

5. Marilah Memanfaatkan Facebook untuk Dakwah ...

Inilah pemanfaatan yang paling baik yaitu facebook dimanfaatkan untuk dakwah. Betapa banyak orang yang senang dikirimi pesan nasehat agama yang dibaca di inbox, note atau melalui link mereka. Banyak yang sadar dan kembali kepada jalan kebenaran karena membaca nasehat-nasehat tersebut. Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama yang dapat mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.” (Al Jaami’ Ash Shogir, no. 11608)

Dari Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah (harta yang paling berharga orang Arab saat itu).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lihatlah saudaraku, bagaimana jika tulisan kita dalam note, status, atau link di facebook dibaca oleh 5, 10 bahkan ratusan orang, lalu mereka amalkan, betapa banyak pahala yang kita peroleh. Jadi, facebook jika dimanfaatkan untuk dakwah semacam ini, sungguh sangat bermanfaat.

Setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Dan fenomena demikian menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga .

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan dengan sindiran keras kepada kita, “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Beberapa orang sering dgn mudahnya meng-up date status mereka dgn kata-kata yg tidak jelas, entah apa tujuannya selain untuk numpang beken, cari perhatian dan pengin ada komen- komen dari lainnya.

> Dingin . . .
> B.E.T.E. . . .
> Capek
> Puanass buaget neh !
> Arghhh .. . !!!!
> Gile tuh org !
> Aku masih menanti . . .
> Galau..!!
> etc….

Sahabatku, alangkah lebih baiknya jika kita memanfaatkan facebook untuk hal-hal yang bernilai positif, saling berkirim tausiyah, saling memberi semangat dan motivasi. Mulai sekarang jauhi kata-kata negative dan hal-hal yang tidak bermanfaat di facebook. Jangan jadikan dinding facebook kita sebagai dinding ratapan, tempat untuk mengeluarkan segala keluh kesah, mengeluarkan emosi dan amarah, yang bisa jadi hal itu dapat melukai hati sahabat-sahabat kita. Mulai saat ini mari kita gunakan facebook untuk kebaikan, untuk menambah pundi-pundi pahala kita, saling berbagi motivasi dan nasihat. Karena Berbagi itu Indah.

(Muhammad Utsman Fitriadi)

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Friday, March 16, 2012

7 Pekerjaan Setan yang Telah Ada Dalam Al Qur'an

1. Minum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dengan anak panah.
2. Kencing setan,Nabi SAW bersabda "laki-laki tersebut telah dikencingi setan pada kedua telinganya" Ath-Thibi mengatakan,"Disebutkan telinga lebih khusus meski mata lebih pas berkaitan dengan tidur, hal ini sebagai isyarat tidur yang pulas. Pendengaran adalah pusat kesadaran dan disebutkan kencing secara khusus lantaran air kencing lebih mudah masuk ke organ dan lebih cepat sampai ke urat, sehingga menghasilkan kemalasandi seluruh anggota tubuh".
3. Tawa setan. Rasulullah Saw bersabda : "Menguap adalah dari setan, apabila salah seorang dari kalian menguap, maka tahanlah sekuat kemampuan kalian, apabila salah seorang dari kalian menguap sembari berkata 'aahh' maka setanpun tertawa".
4. Lari tunggang langgang. Rasulullah SAW bersabda : "Apabila adzan dikumandangkan setan lari tunggang langgang. apabila telah selesai adzan, maka setan akan datang lagi. Apabila iqomat dikumandangkan maka setan akan lari tunggang langgang."
5. Pengikut orang - orang yang sesat. Allah.swt berfirman :
"Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat - ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al-kitab), kemudian mereka melepaskan diri daripada ayat - ayat itu, lalu dia diikuti setan (sampai dia tergida), maka jadilah ia termasuk orang - orang yang sesat." (Al-a'raf:175)
6. Mencuri
Seseorang yang menoleh dalam sholatnya maka itu adalah sesuatu yang dicuru oleh setan dari sholat salah seorang kalian.
7. Menyebar diawal malam. Nabi bersabda :
"Bila malam telah menyelimuti atau malam telah masuk, maka tahanlah anak- anak kalian sebab setan menyebar pada waktu itu. Bila waktu Isya telah lewat, maka biarkanlah mereka."

Saturday, March 10, 2012

Asbabu sa'adah (kiat - kiat hidup bahagia):

1. Iman dan tauhid yang yang benar dan lurus
2. Tazkiyatun nafs (pembersihan jiwa); jiwa yang bersih akan didapat dari iman dan tauhid yang lurus. dengan jiwa yang bersih maka insyaallah fikiranpun akan positif.
 3. Ashola (melaksanakan sholat) ; sholat merupakan salah satu landasan ibadah yang lain karena sholat merupakan ibadah pertama yang akan ditanya ketika manusia pertama berada di alam kubur
4. Ridho dan Qana'ah; ridho yang artinya menerima segala takdir Allah dengan ikhlas sedangkan qana'ah yakni merasa cukup dengan apa yang telah Allah.swt berikan kepada kita. dengan sifat ridho dan qana'ah maka insyaallah kita tidak akan merasa sedih lantaran selalu merasa kurang dan tidak puas akan takdir yang telah Allah.swt berikan kepada kita.
5. Banyak mengingat Allah.swt; salah satunya yakni dengan berdzikir dalam segala keadaan baik dalam keadaan senang maupun sedih, dalam keadaan sehat ataupun sakit dan dalam keadaan sibuk ataupun santai. karena dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.
6. Ilmu yang bermanfaat ; "tuntutlah ilmu sejak dalam buaian hingga ke liang lahat"  artinya sudah menjadi kewajiban manusia untuk menuntut ilmu sejak dari buaian hingga akhir hayat nanti. Hal ini berkaitan untuk kemaslahatan kehidupan manusia di bumi, karena dengan ilmu manusia dapat hidup bahagia di dunia.
7. Berbuat baik kepada orang lain ; selain habluminallah yang harus kita jaga, habluminnannas juga perlu dibina. "mudahkanlah urusan saudaramu maka allah akan memudahkan urusanmua" sepenggal pernyataan Imam Ali Hasan AL-Bana, hal ini dimaksudkan kepada kita agar kita saling tolong menolong kepada saudara kita sesama makhluk Allah karena tugas yang kita miliki sesungguhnya jauh lebih banyak daripada waktu yang tersedia.
8. Jangan berlabih-lebihan ; karena sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebih-lebihan seperti makan berlebihan, tidur, pandangan) hal tersebut dapat menurunkan keimanan dan dpat menghabiskan waktu kita sia-sia.